Pertanyaan besar yang menyelimuti para pencinta sepak bola dunia akhirnya terjawab. Apakah Neymar Jr akan ikut bermain membela Timnas Brasil di Piala Dunia 2026? Jawabannya adalah Ya, resmi ikut! Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, telah mengetok palu dan memasukkan nama sang mega bintang ke dalam daftar 26 pemain resmi yang dibawa ke Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Keputusan ini tergolong sangat emosional. Sesaat setelah namanya dibacakan oleh Ancelotti dalam pengumuman resmi di Rio de Janeiro, Neymar yang menonton bersama keluarga dan kerabatnya langsung meneteskan air mata haru. Melalui panggilan video kepada sang ayah, ia berujar penuh emosi, “Kita berhasil, Yah! Kita berhasil lolos!”
Sempat Diragukan Akibat Badai Cedera Panjang
Masuknya nama Neymar ke dalam skuad Selecao sebenarnya mengejutkan banyak pihak dan sempat dinilai mustahil beberapa bulan lalu. Pemain berusia 34 tahun itu sempat menempuh jalan yang sangat terjal untuk kembali ke performa terbaiknya.
Neymar tidak memperkuat tim nasional sejak Oktober 2023, setelah mengalami cedera robek saraf lutut kiri (ACL) dan meniskus yang mengerikan saat laga kualifikasi melawan Uruguay. Cedera tersebut memaksanya absen selama hampir tiga tahun dari panggung internasional.
Setelah meninggalkan klub Arab Saudi, Al-Hilal, Neymar memutuskan pulang kampung untuk memperkuat Santos di Liga Brasil demi mengembalikan kebugaran fisiknya. Perlahan tapi pasti, penampilannya yang reguler dan konsisten di level klub sukses meyakinkan Carlo Ancelotti bahwa sang penyerang legendaris belum habis.
Alasan Carlo Ancelotti Tetap Membawa Neymar
Carlo Ancelotti menegaskan bahwa pemanggilan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil dengan koleksi 79 gol ini bukanlah keputusan sentimental belaka. Ada alasan taktis dan mentalitas kuat di balik keputusan berani sang pelatih:
-
Peningkatan Kebugaran Nyata: Pemantauan intensif sepanjang tahun menunjukkan fisik Neymar telah meningkat drastis dan mampu bersaing dalam intensitas tinggi.
-
Pengaruh Ruang Ganti yang Masif: Pengalaman Neymar di tiga edisi Piala Dunia sebelumnya (2014, 2018, 2022) sangat dibutuhkan sebagai mentor bagi lini depan Brasil yang kini dihuni daun muda seperti Vinicius Junior, Raphinha, dan bintang muda Endrick.
-
Kepingan Puzzle Taktis Kontemporer: Ancelotti menyebutkan Neymar memiliki atribut unik yang bisa mengubah jalannya laga. “Kami memilihnya karena ia bisa membantu tim, entah itu bermain selama 1 menit, 5 menit, 90 menit, atau bahkan sekadar menjadi eksekutor penalti,” ujar eks manajer Real Madrid tersebut.
Aturan Baru untuk Neymar dari Carlo Ancelotti
Meski dibawa ke Amerika Utara, kabarnya atmosfer internal timnas kini telah berubah. Berdasarkan laporan media olahraga internal, Ancelotti telah menggelar video call khusus dengan Neymar sebelum pengumuman skuad untuk menetapkan aturan baru.
Neymar dikabarkan tidak lagi berstatus pemain untouchable (tidak tersentuh). Ia tidak lagi otomatis memegang ban kapten dan harus rela memulai laga dari bangku cadangan jika strategi tim membutuhkan perombakan. Langkah tegas ini diambil demi menjaga keseimbangan internal tim dan mengurangi beban sorotan media yang kerap mengganggu kestabilan skuad Brasil di turnamen-turnamen sebelumnya.
Misi Terakhir Meraih “Hexa”
Piala Dunia 2026 dipastikan akan menjadi panggung Piala Dunia keempat sekaligus kemungkinan besar menjadi tarian terakhir (last dance) bagi karir internasional Neymar. Setelah selalu gugur di babak perempat final pada edisi-edisi sebelumnya, ambisi Neymar kini sudah bulat: membawa pulang trofi emas keenam (Hexa) bagi publik Brasil.
Dengan kombinasi kekuatan mental pemain senior serta ledakan energi para pemain muda, kehadiran Neymar di atas lapangan hijau dipastikan akan membius miliaran pasang mata penonton di seluruh dunia. Apakah sang magis nomor 10 ini mampu menyempurnakan warisannya dengan mengangkat trofi Piala Dunia? Mari kita saksikan mulai Juni mendatang!
